Program

kpp-jaktim

Terkadang seseorang setelah masa pensiun / purnabakti mengalami post power syndrome, tergiur keuntungan menginvestasikan seluruh dana pensiun yang ada, karena tidak mempunyai bekal pengalaman bisnis sehingga tertipu dalam usaha. Kalau dibiarkan terus menerus, hal ini bisa berakibat terganggunya keseimbangan hidup seseorang. Salah satunya bisa berakibat pada aktivitas keseharian yang terasa menjemukan, timbulnya penyakit bahkan sampai melakukan bunuh diri.

Dan pada pelatihan 3 (tiga) hari ini, kita (peserta) akan bersama-sama belajar dan mempraktikkan bagaimana mempersiapkan mental, emosi, fisik, menjaga stamina, menjaga kesehatan dan memulai sebuah usaha, membuat terobosan-terobosan baru yang inovatif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. Inspirator pada pelatihan kali ini juga berbagi pengalaman bagaimana menggunakan dan mengaktifkan kedua belahan otak untuk menggali kreatifitas yang selama ini terpendam dan jarang digunakan

Tujuan

Tujuan Pelatihan ini adalah membekali pengetahuan dan keterampilan bagi peserta dalam menghadapi masa purnabakti agar mampu dan berani mempersiapkan diri untuk menjadi wirausahawan baru, atau menjadi pemula usaha.

Materi :

  1. Pengelolaan Keuangan
  2. Identifikasi Kesempatan Usaha
  3. Mengelola Pikiran untuk Terus Berkarya
  4. Bagaimana Tetap Sehat dan Bugar dimasa Purnabakti
  5. Implementasi Memulai usaha yang maju dan sumber Modal
  6. Simulasi Bagaimana Memulai dan Mengelola sebuah Usaha
  7. Memulai Usaha dengan Modal kurang dari 10% dana Pensiun
  8. Bagaimana Peran Spritual dalam menghadapi masa purnabakti

Manfaat Pelatihan :  

  1. Mempersiapkan Masa Peralihan Pra Purnabakti
  2. Mengendalikan Mental, Emosional, Fisik dan Keuangan
  3. Bagaimana bayangan yang tak mungkin menjadi mungkin
  4. Bagaimana menggali potensi yang terpendam dalam diri Anda
  5. Mengkondisikan Masa depan yang tenang, senang, dan bahagia
  6. Praktek langsung yang bisa di ulangi dalam kehidupan sehari hari
  7. Mempunyai usaha yang bisa dikelola sendiri maupun perusahaan
  8. Bagaimana caranya menghadapi ketakutan seketika menjadi Berani
  9. Membangun usaha dengan resiko kecil yang diperhitungkan secara matang